Agum Sudah di Zurich & Siap Lobi FIFA
Jakarta - Ketua Komite Normalisasi (KN) PSSI Agum Gumelar telah tiba di Zurich, Swiss. Di sana ia disebutkan akan berusaha melobi FIFA agar tidak memberi sanksi kepada Indonesia.Kedatangan Agum tersebut selain dimaksudkan untuk mengikuti Kongres FIFA, untuk juga menemui Presiden FIFA Joseph S. Blatter, sebagaimana diterangkan rilis yang diterima detikSport.
Pertemuan ini hadir menyusul ditutupnya Kongres PSSI, yang mengagendakan pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota EXCO PSSI periode 2011-2015, tanpa sebuah hasil nyata pada tanggal 20 Mei 2011 lalu.
Kegagalan itu sendiri mencuatkan wacana ancaman sanksi untuk Indonesia, yang mana disebut-sebut akan diputuskan FIFA dalam agenda pertemuan di Zurich pada 1 Juni 2011. FIFA sendiri sedang menggelar Kongres pada tanggal 29 Mei-3 Juni 2011.
Terkait dengan hal tersebut, Agum pun berangkat ke markas FIFA dengan mengemban misi agar Indonesia lolos dari sanksi. Juga disiapkan laporan lengkap berisikan hasil penyelenggaran Kongres PSSI, yang mana di bagian bawahnya mencantumkan harapan masyarakat Indonesia agar terbebas dari sanksi.
Uniknya, seperti diwartakan sebelumnya, bahwa FIFA sebenarnya tidak terindikasi mengagendakan pembahasan khusus mengenai sanksi buat Indonesia dalam kongresnya. Dalam agenda dimaksud, pembahasan mengenai sanksi dan skorsing hanyalah yang menyangkut Brunei Darusallam dan Bosnia Herzegovina.
Selain itu Sekjen FIFA Jerome Valcke juga diklaim telah menjamin tak bakal ada sanksi untuk Indonesia. Klaim tersebut dilontarkan oleh Farid Rahman selaku delegasi khusus Gerakan Reformasi Sepakbola Nasional Indonesia (GRSNI), yang datang langsung ke markas FIFA untuk menemui Valcke.
Pun begitu, Agum yang dalam kunjungan ke Zurich turut disertai oleh anggota Komite Etik FIFA dari Indonesia Surya Dharma "Dali" Tahir dan anggota KN Joko Driyono, tetap akan berusaha melobi FIFA untuk tidak memberikan hukuman terhadap Indonesia.
Yang menarik, pada sebuah kesempatan saat ditemui sejumlah media di kantor PSSI tengah pekan lalu, Dali Tahir sebenarnya sudah mengungkapkan betapa sulitnya melakukan lobi ke FIFA.
"Saya sudah hafal dengan FIFA. FIFA tidak bisa dilobi. Tak ada perlakuan khusus kepada anggotanya," ujarnya ketika itu.




0 Komentar:
Posting Komentar