'Kritikan untuk FIFA Dipicu Rasa Cemburu'

Joao Havelange (Getty Images)Zurich - FIFA tengah dihujani banyak kritikan terkait banyaknya skandal di tubuh induk organisasi sepakbola dunia itu. Krtikan tersebut dinilai muncul karena rasa cemburu kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter.

Isu utama yang tengah mendera FIFA adalah soal tuduhan suap jelang pemilihan presiden FIFA. Isu ini sudah memakan dua korban, Presiden AFC Mohamed Bin Hammam dan Presiden CONCACAF Jack Warner. Keduanya dihukum oleh Komite Etik dengan skorsing sementara dari seluruh kegiatan sepakbola.



Isu lainnya adalah soal suap dalam bidding Piala Dunia. Sekjen FIFA, Jerome Valcke, pernah menyebut bahwa Qatar sudah "membeli" Piala Dunia 2022.

Mantan Presiden FIFA, Joao Havelange, memberi pembelaan untuk organisasi yang pernah dipimpinnya itu. Dia menilai semua kritik datang karena banyak orang yang iri dengan Blatter.

"Semua orang mencari kesalahan karena semua orang ingin duduk di kursi itu," kata Havelange, seperti dilansir Reuters.

"Anda berbicara tentang penderitaan tapi saya ingin bicara tentang kebahagiaan," tambah pria 95 tahun asal Brasil itu.

"FIFA punya 208 anggota asosiasi dan FIFA menjaga semua dari mereka. Kompetisi berlangsung seperti biasa dan ada perkembangan dalam setiap aspek dunia sepakbola--finansial, teknis, dan dalam hal kedisiplinan," tandasnya.

0 Komentar:

Posting Komentar

Banner

create your own banner at mybannermaker.com!
create your own banner at mybannermaker.com!